Monday, April 5, 2010

On shopping

Setelah akhirnya bisa menikmati kegiatan ini selama 2 tahun ke belakang, saya menyadari sesuatu tentang berbelanja. Tampaknya kegiatan belanja sedikitnya menunjukkan karakter seseorang. Walau bisa terdengar terlalu dangkal memang.

Ada orang yang bisa berbagi kegiatan berbelanja dengan relatif adil. Dia senang mengantar tetapi juga diantar berbelanja. Orang-orang seperti ini relatif lebih seimbang, tidak terlalu egois maupun dimanfaatkan orang. Dia meminta pendapat pada partnernya, tetapi juga menunggu dan memberi masukan pada partnernya dan berbagi dengan riang akan incaran-incaran berbelanja mereka.

Di sisi lain, ada orang yang hanya senang mengantar orang lain berbelanja. Memberi pendapat ini itu, tapi ia sendiri sebenarnya tak terlalu hobi menghabiskan duit di lantai-lantai pusat perbelanjaan. Mungkin bagi orang-orang semacam ini, fashion jadi semacam science, sesuatu yang utama pada dirinya. Lain dengan orang yang diantarnya, yang menganggap fashion sebagai aksesori kegiatan berbelanja. Belanja menjadi sarana eksistensial paling ultim dan pertimbangan mode hanyalah faktor yang memberi rasionalisasi pada kegiatannya itu.

Ada lagi tipe lain, yakni orang yang terpusat pada dirinya. Ketika berbelanja, apa yang ada di pikirannya hanya dirinya, dirinya, dan dirinya. Dia tak peduli apa yang jadi ketertarikan atau objek buruan partner berbelanjanya. Ketika mencari barang untuk dirinya, ia meminta pendapat partnernya tentang apa yang pantas bagi dirinya, apa harganya pantas, dsb. Tetapi giliran si partner berburu incarannya, ia menganggap si partner memilah-milah terlalu lama, dan acuh-tak-acuh saat memberikan pendapatnya.

Tipe terakhir adalah orang yang tak suka merepotkan atau direpotkan orang. Orang macam ini lebih suka berbelanja sendirian. Seperti single fighter di medan pertempuran, yang penting baginya adalah kepuasan pribadi, tak peduli pendapat orang. Kalah menang atau dapat belanjaan bagus atau tidak, tidaklah penting. Yang penting ia puas bejuang menghabiskan waktu dengan dirinya sendiri. Hebat juga, ya.

So, am I being too shallow here? :D

4 Comments:

Anonymous Anonymous said...

saya sih tipe orang yang pengen belanja dengan harga Rp 0
:D
alhamdulillah ternyata apdet juga hehe

April 5, 2010 at 10:47 PM  
Blogger Lida said...

Of course you are! Kenapa gak kepikiran ya ada orang semacam kamu, hahahah! Mengupdate blog itu hanya kalau bete banget. Masa gua harus sering-sering bete, Han? :D

April 5, 2010 at 10:50 PM  
Blogger fp said...

nyebut-nyebut pribadiā„¢, memanggil diriku?
...dan kamu apakabar?

April 6, 2010 at 11:38 PM  
Blogger Lida said...

Hahaha...aduh! Kabarku baik, Kang Firman. Udah lama gak ketemu, eh, diskusi ya di forum, hehehe.

April 7, 2010 at 9:08 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home